Pembangunan Jembatan Resahkan Warga pengguna Jalan, pemerintah Dinilai tutup mata.
Maros, Kabar Polisi online--.Pembangunan jembatan penghubung akses ke lokasi perusahaan di Dusun Tambayang desa pa'bentengan perempatan jalan batas dusun takkalasi desa Temmappaduae kecamatan Marusu kabupaten Maros, menuai protes.
Hal tersebut, dinilai Mantan Ketua HPPMI Marusu Muh Dahlan, pekerjaan jembatan tersebut tidak sesuai mekanisme prosedural yang diterapkan oleh pemerintah kabupaten Maros, seperti tidak adanya sosialisasi terbuka terlebih dahulu kepada para masyarakat umum.
"akhir-akhir ini ada beberapa pengalihan jalan disejumlah titik wilayah kecamatan. marusu dan kami tidak ketahui akibat tidak adanya tranparansi informasi Sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat dari pembangunan tersebut" ujar Dahlan.
Mantan. ketua HPPMI Kec. Marusu.
Dahlan menilai bahwa pembangunan yang dilakukan salah satu perusahaan itu diduga tidak memikirkan kepentingan umum, dia menilai hanya memikirkan kepentingannya sendiri, akibat dari pekerjaan serampangan Dahlan banyak dampak yang ditimbulkan dari pembangunan tersebut.
"kami amati beberapa perkembangan pembangunan nya dinilai tidak konsisten, maksudnya belum selesai yang satu malah mengerjakan yang satu lagi, dan hasilnya menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan Kegiatan sosial dalam pembangunan tersebut". ujarnya
Untuk itu, lanjutnya kami menyarankan kepada pihak terkait agar kiranya dapat melakukan pembenahan dalam proses pengerjaan jembatan tersebut, dampak yang ditimbulkan, diharapakan peran pemerintah setempat agar pro aktif mengawasi, ini terkesan mereka tutup mata untuk turun andil dalam penyelesaian permasalahan sosial yang ada.
"diharapakan peran pemerintah setempat untuk kiranya dapat menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang terjadi saat ini". tutupnya.
laporan : Herman.